Selain bantuan material, Sri mengaku takjub dengan perubahan perilaku sang anak. Sejak mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, Reihan menunjukkan kedisiplinan ibadah yang meningkat drastis.
Sri bercerita bahwa anaknya kini rajin menunaikan salat lima waktu tanpa perlu diperintah dan rutin membaca Al-Quran.
Harapan untuk Berkelanjutan
Sri berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi program musiman. Baginya, keberlanjutan program ini adalah kunci bagi anak-anak dari keluarga miskin lainnya untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
“Sangat membantu lah dari segi ekonomi juga. Harapannya Sekolah Rakyat itu semoga programnya itu jangan pernah berhenti, biar (berjalan) terus karena sangat bermanfaat sekali. Lanjut terus,” katanya.
Baca Juga: Dukung Sekolah Rakyat, BNI Hadirkan Ekosistem Digital dan Bank Sampah
Sambil menahan haru, Sri menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas akses pendidikan yang layak bagi putranya.
Ia optimistis fasilitas asrama dan pembinaan karakter di Sekolah Rakyat akan menjadi batu pijakan bagi Reihan untuk meraih kesuksesan di masa depan.
“Mau berterima kasih dari hati saya yang paling dalam karena sangat membantu sekali anak saya menggapai cita-citanya. Semoga kelak jadi anak yang berhasil, anak yang berbakti, anak yang berhasil di dunia,” tutup Sri. (*)






