Sepanjang kuartal pertama 2026, Pertamina telah memfasilitasi 1.323 sertifikasi, 267 pelatihan, serta 179 pameran lokal guna memperpendek jarak antara produk lokal dengan calon pembeli.
Baca Juga: SMEXPO Kartini 2026, Pertamina Buka Akses Pasar Global bagi 22 UMKM Perempuan
Efisiensi Energi sebagai Daya Saing
Selain inovasi produk, Pertamina menekankan pentingnya efisiensi energi bagi UMKM di tengah dinamika global.
Penggunaan energi berkelanjutan dinilai bukan sekadar menekan biaya operasional, melainkan menjadi nilai tambah (value added) bagi produk yang ingin menembus pasar internasional yang kini semakin sensitif terhadap isu lingkungan.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pendampingan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
“Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar semakin tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu tumbuh dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk global,” kata Baron.
Baca Juga: Refleksi Kartini, OJK Ajak Perempuan Perkuat Budaya Integritas dan Anti-Fraud
Melalui integrasi inovasi, ketahanan, dan akses pasar, Pertamina berharap UMKM binaannya tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri, tetapi mampu membawa identitas produk Indonesia ke panggung dunia selayaknya semangat juang Kartini. (*)






