URBANCITY.CO.ID — Gaya hidup urban modern sangat bergantung pada stabilitas rantai pasok pangan harian di meja makan kita.
Di balik ketersediaan bahan pangan premium dan stabilitas harga di supermarket perkotaan, industri agritech nasional memegang peranan krusial yang bermula dari sebutir benih unggul berkualitas tinggi.
Benih menentukan produktivitas panen petani sekaligus menjamin suplai pangan segar yang berkelanjutan bagi jutaan masyarakat urban.
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero), Adhi Cahyono Nugroho, menegaskan urgensi fundamental ini dalam Webinar Nasional “Penguatan Mandiri Benih dari Perspektif Pengusaha Benih” garapan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia.
Baca Juga: Sasar Turis Tropis, Meruorah Labuan Bajo Luncurkan Paket Eksklusif Summer Deal
“Benih adalah fondasi kedaulatan pangan. Kalau kita ingin membangun kemandirian pangan, maka kita harus terlebih dahulu memastikan kemandirian benih nasional,” ujar Adhi.
Peluang Investasi Agritech Berbasis Penguasaan Genetika Tropis
Pelaku industri agribisnis kini menyadari bahwa pasokan pupuk dan mekanisasi canggih tidak lagi cukup menjawab volatilitas iklim ekstrem.
Penguasaan bioteknologi genetika memegang kunci utama dalam menciptakan varietas tanaman adaptif yang tahan hama serta hemat air.
Baca Juga: Begini Seharusnya Desain Rumah Tropis Menurut Para Desainer
Indonesia mengantongi kekayaan biodiversitas tropis luar biasa yang siap mendatangkan return ekonomi tinggi melalui komersialisasi riset mutakhir.




