Dua unit cement silo system raksasa berkapasitas masing-masing 18.000 ton ikut berdiri kokoh untuk menjaga pasokan semen tetap aman sebelum jadwal pengapalan tiba.
Membidik Pasar Internasional yang Lebih Luas Bersama Jepang
Indrieffouny melayangkan apresiasi tinggi kepada jajaran direksi Taiheiyo Cement Corporation yang berkomitmen mengawal transfer teknologi dan pendanaan proyek ini.
Sinergi dua kekuatan besar ini tidak hanya mempererat hubungan dagang Jakarta-Tokyo, melainkan membuka keran investasi baru di sektor industri hijau.
Baca juga: SIG Catat Nihil Fatalitas Sepanjang 2025, Fokus Transformasi Budaya K3 Jadi Prioritas Utama
Sementara itu, Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, mengingatkan jajaran direksi agar tidak cepat puas dengan selesainya proyek fisik ini.
Dewan komisaris menantang manajemen untuk membuktikan keandalan fasilitas baru tersebut sebagai motor penggerak laba bersih perusahaan secara berkelanjutan.
“Menjaga kualitas tetap menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. Setelah itu, aspek efisiensi juga harus terus diperkuat agar semakin kompetitif dan membuka peluang untuk merambah pasar yang lebih luas lagi,” tutur Sigit Widyawan memungkasi arahannya.
Melalui peresmian pelabuhan khusus di Tuban ini, SIG memperkokoh diversifikasi pasar internasional.
Korporasi optimistis dapat meningkatkan nilai tambah produk hasil bumi Indonesia sekaligus menyeimbangkan neraca perdagangan nasional di sektor industri manufaktur. (*)




