Anto memungkasi bahwa mata rantai hulu migas nasional mustahil bisa berdiri kokoh secara mandiri. Perusahaan meyakini, kongsi yang solid antara korporasi, SKK Migas, aparat penegak hukum, dan dinas pertanahan adalah modal utama untuk menjamin kepastian investasi.
“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutan operasi hulu migas, memperkuat ketahanan energi nasional, serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat,” tutup Anto. (*)




