URBANCITY.CO.ID – Pemerintah, DPR RI, Bank Indonesia, dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mempererat sinergi untuk menjaga resiliensi ekonomi nasional.
Hal itu dilakukan di tengah ketidakpastian pasar global yang semakin tajam.
Forum koordinasi strategis ini membedah langkah mitigasi terhadap risiko kenaikan harga minyak yang berpotensi menekan inflasi serta daya beli masyarakat.
Bagi masyarakat urban dan pelaku bisnis, langkah proaktif ini menjadi sinyal positif bahwa otoritas ekonomi memiliki komitmen kuat dalam menjamin stabilitas pasar dan iklim investasi.
“Pada hari ini DPR mengadakan rapat koordinasi pertumbuhan ekonomi, sekaligus juga rapat untuk mitigasi beberapa hal yang terjadi belakangan ini,” ujar Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Senin (29/6).
Kehadiran jajaran pimpinan tinggi dari kementerian terkait dan sektor energi seperti Pertamina menegaskan pendekatan komprehensif yang pemerintah ambil.
Baca juga:Â Jaga Stabilitas Ekonomi, Presiden Prabowo Minta Eksportir SDA Tak Simpan Uang di Luar Negeri
Sinergi ini memastikan bahwa kebijakan ekonomi tidak hanya dirumuskan di atas kertas, tetapi juga menyentuh akar permasalahan di sektor riil.
Mengingat sektor tersebut sangat krusial bagi keberlangsungan bisnis nasional.
Menjaga Stabilitas Sebagai Prioritas Utama
Forum koordinasi ini menetapkan stabilitas makroekonomi sebagai prioritas utama dalam jangka pendek untuk meredam dampak volatilitas global.
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memaparkan strategi mitigasi yang memadukan kebijakan fiskal dan moneter agar respons pemerintah berjalan lebih efektif.



