Ironi Pengangguran Sarjana di Indonesia: 1 Juta Lulusan Masih Sulit Kerja

Ilustrasi lowongan pekerjaan (Dok.Pexels)

URBANCITY.CO.ID – Persoalan pengangguran terdidik masih menyelimuti pasar tenaga kerja Indonesia. Data menunjukkan sekitar 1 juta lulusan sarjana belum terserap dunia kerja pada Februari 2026.

Angka tersebut menyumbang porsi besar dari total 7,24 juta penganggur terbuka nasional. Kondisi ini memicu ironi di tengah ekspansi akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Perubahan Tuntutan Keterampilan Global dan Masalah Birokrasi

Pengamat kebijakan publik lulusan Universitas Indonesia, Eko Prasodjo, menguraikan pemicu utama fenomena ini. Ia menilai perubahan tuntutan keahlian menjadi faktor penentu.

“Secara makro global, tentu disebabkan oleh tuntutan perubahan keahlian dan ketrampilan bekerja,” kata Eko saat memaparkan pandangannya, Senin, 10 Agustus 2026.

Baca Juga : Ratusan Buruh PT Dua Kuda Indonesia Gelar Aksi Demo di Depan Kementerian Hukum, Desak Kurator Jalankan Fugsi Secara Profesional

Eko menjelaskan bahwa digitalisasi dan globalisasi mengubah corak pekerjaan secara mendasar. Di sisi lain, tata kelola pembangunan nasional masih mengidap masalah korupsi di sektor sumber daya alam. Hambatan birokrasi juga menahan pertumbuhan sektor manufaktur.

“Secara nasional tentu saja dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi pemerintah dan tata kelola pembangunan nasional dan daerah,” ujar Eko. Ia menegaskan, “Birokrasi kita tidak mendukung investasi yang akan menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja.”

Kesenjangan Antara Kurikulum Kampus dan Industri

Faktor lain yang tidak kalah krusial memunculkan masalah ini adalah kesenjangan kompetensi lulusan. Kurikulum pendidikan tinggi sering kali lambat merespons dinamika kebutuhan industri modern.

Dampaknya, banyak lulusan diploma maupun sarjana belum menguasai kompetensi yang relevan. Kondisi ini menuntut pemerintah membenahi sistem pendidikan nasional secara menyeluruh.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.