Mendorong Kemandirian Industri Strategis
Gayung pun bersambut. Direktur Utama Pindad, Prof. Sigit Puji Santosa, memberikan apresiasi tinggi atas suntikan modal dari perbankan nasional ini.
Kemitraan lintas sektor ini diyakini mampu meningkatkan daya saing industri pertahanan Indonesia agar bisa berbicara banyak di pasar global.
Baca Juga: RUPST BTN Rombak Pengurus, Endra Gunawan Jabat Wakil Komisaris Utama
“Kami mengapresiasi kepercayaan BTN kepada Pindad melalui fasilitas pembiayaan ini. Dukungan tersebut akan memperkuat kemampuan kami dalam menjalankan berbagai proyek strategis nasional, mulai dari produksi kendaraan operasional Maung MV3, amunisi, hingga berbagai produk pertahanan dan keamanan lainnya yang dibutuhkan negara,” ungkap Sigit.
Melalui kerja sama jangka panjang ini, ekosistem industri pertahanan nasional yang mandiri, modern, dan berkelanjutan diharapkan dapat segera terwujud nyata, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penguatan industri pertahanan membutuhkan dukungan lintas sektor. Kami berharap kerja sama dengan BTN dapat terus berkembang untuk mendukung ekspansi bisnis Pindad dan mempercepat terciptanya ekosistem industri pertahanan nasional yang mandiri, modern, dan berkelanjutan,” pungkas Sigit. (*)



