Friderica Widyasari Dewi menyoroti bahwa pendalaman pasar yang dilakukan OJK bertujuan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
Baca juga:Â Akses KPR dan UMKM Makin Cepat: OJK Optimalkan SLIK Dukung Ambisi Program 3 Juta Rumah
“Resiliensi dan kinerja intermediasi sektor jasa keuangan terjaga sebagai modalitas mendorong pertumbuhan,” ujar Friderica Widyasari Dewi, melalui keterangannya, Kamis (9/7).
Literasi Keuangan untuk Gaya Hidup
OJK terus menggenjot inisiatif pendalaman pasar agar setiap individu memiliki akses terhadap sumber pembiayaan yang inklusif dan aman.
Melalui instrumen seperti Securities Crowdfunding (SCF) dan Bursa Karbon, Anda kini memiliki lebih banyak opsi untuk mengalokasikan modal.
Terutama pada proyek yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat.
Edukasi berkelanjutan mengenai risiko dan imbal hasil menjadi garda depan dalam melindungi hak-hak Anda selaku konsumen di bidang pasar modal.
Baca juga:Â Aman Bertransaksi: PBB Puji Langkah OJK Perangi Scam Digital Demi Jaga Kepercayaan Masyarakat
Dengan pengawasan ketat dan penegakan sanksi administratif yang tegas bagi pelanggar, OJK menjamin integritas ekosistem keuangan nasional tetap terawat dengan baik.
Langkah proaktif ini meminimalisir risiko bagi Anda dalam mengambil keputusan investasi.
Sehingga gaya hidup finansial yang mapan dapat tercapai melalui pemahaman yang benar akan produk dan layanan jasa keuangan yang tersedia. (*)




