URBANCITY.CO.ID – Stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia tetap kokoh meski dunia menghadapi tekanan inflasi dan ketidakpastian geopolitik yang tinggi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara konsisten menerapkan bauran kebijakan yang tepat untuk menjaga kepercayaan pasar.
Bauran kebijakan itu juga sekaligus melindungi kepentingan Anda sebagai investor.
Bagi masyarakat urban yang dinamis, resiliensi sektor keuangan ini merupakan modalitas penting.
Terutama untuk menavigasi strategi keuangan di tengah dinamika ekonomi global yang menantang.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan kita.
Baca juga: Sambut Program 3 Juta Rumah: OJK Pangkas Birokrasi Kredit, Akses KPR Subsidi Jadi Makin Mudah!
Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai instrumen keuangan menjadi kunci bagi masyarakat untuk tetap produktif meski ekonomi sedang mengalami moderasi.
Peluang Investasi di Pasar Modal
Pasar modal domestik terus menunjukkan daya tahan yang impresif, dibuktikan dengan lonjakan jumlah investor baru yang mencapai 28,96 juta per Juni 2026.
Pertumbuhan yang mencapai 42,22 persen secara year-to-date ini menandakan bahwa masyarakat urban semakin sadar akan pentingnya investasi jangka panjang sebagai pilar kesejahteraan.
Meski pasar sempat mengalami fase konsolidasi, likuiditas yang terjaga memberikan rasa aman bagi Anda.
Sehingga tetap melakukan diversifikasi portofolio melalui berbagai instrumen seperti saham dan obligasi.




