Baca juga: Diduga Tagih Nasabah Pakai Intimidasi, OJK Panggil Bos Pinjol Solusiku untuk Klarifikasi
“Literasi keuangan adalah fondasi penting bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, perempuan menjadi lebih tangguh dalam mengelola keuangan dan terhindar dari praktik keuangan ilegal,” ujar Tri Tito Karnavian tegas.
Istri Menteri Dalam Negeri ini berharap edukasi serupa tidak hanya mandek di kota-kota besar, melainkan segera didistribusikan ke wilayah pelosok demi pemerataan akses informasi.
Guna memberikan bekal taktis, jalannya peluncuran program diisi dengan sesi diskusi panel yang dibidani oleh pakar perencana keuangan Zapfinance Prita Ghozie dan Wakil Direktur Utama PT BRI Vivian Dyah Ayu Retno, dengan panduan moderator Komisaris Utama Bank Jago Anika Faisal.
Di sana, para peserta diajarkan cara mengendus instrumen investasi yang aman serta cara menjinakkan teknologi finansial di era digital.
Hajatan edukasi ini digelar secara bauran (hybrid) dan diikuti oleh 4.000 anggota TP-PKK dari seluruh penjuru Indonesia—di mana 1.000 peserta hadir mengokupasi ruang aula secara luring dan 3.000 lainnya menyimak lewat ruang virtual. (*)




