Cetak biru pariwisata hijau kini sedang digulirkan melalui pembangunan infrastruktur ramah lingkungan di sejumlah destinasi super prioritas.
Baca Juga: Menpar Widiyanti Tinjau Raja Ampat, Pastikan Kesiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark
Sebut saja sistem pengelolaan sampah modern yang kini terus digenjot di Labuan Bajo. Bergeser ke Sumatra Utara, revitalisasi destinasi wisata juga menyentuh kawasan Waterfront City Pangururan di Danau Toba.
Tak hanya itu, serangkaian program pemulihan lingkungan serta kajian mendalam mengenai daya dukung (carrying capacity) kawasan wisata terus dilakukan agar ekosistem lokal tidak rusak akibat lonjakan wisatawan.
Di sisi lain, Kementerian Pariwisata juga aktif mengampanyekan program prioritas bertajuk Gerakan Wisata Bersih. Langkah ini bertujuan untuk mengasah kesadaran masyarakat lokal mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi di tempat wisata.
Gerakan ini berjalan beriringan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto demi memperkuat pengelolaan sampah di tingkat nasional sekaligus menciptakan atmosfer yang nyaman bagi turis domestik maupun mancanegara.
Baca Juga: Menpar Widiyanti Putri Buka Chef Expo 2026: Dorong Gastronomi Indonesia Go International
“Oleh karena itu, saya berharap forum ini dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pariwisata berkelanjutan serta mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berperan lebih aktif dalam membangun kolaborasi lintas sektor,” harap Menpar.




