Baca juga: BP BUMN Danantara Dorong Sinergi Perkuat Garuda Indonesia di Tengah Tekanan Harga Avtur
Otoritas Danantara juga mengetatkan keran kucuran dana segar berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada emiten pelat merah.
Tim evaluator hanya akan meloloskan proposal suntikan modal apabila manajemen perusahaan terbukti telah memangkas birokrasi biaya yang boros.
“Biasanya kita melakukan financial restructuring. Saya bilang saya tidak mau hanya financial restructuring, saya mau business restructuring,” ujarnya.
“Kita ubah, kita pastikan bahwa bisnisnya benar dulu, baru kita kasih inject equity jika mereka memerlukan,” kata Dony memberikan instruksi tanpa kompromi.
Membalikkan Nasib Raksasa Baja Nasional
Dony menyodorkan keberhasilan restrukturisasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai bukti sahih keandalan formula bisnis barunya tersebut.
Baca juga: Kolaborasi Kementerian PKP dan BP BUMN: 324 Hunian Relokasi di Senen Mulai Dibangun
Tim gabungan Danantara tidak sekadar menjadwal ulang (rescheduling) tumpukan utang jatuh tempo pabrik baja nasional di Cilegon itu, melainkan merombak total strategi komersial korporasi agar mampu bersaing melawan serbuan produk baja impor murah.
Arsitektur bisnis baru ini sukses memotong jalur ongkos produksi yang tidak efisien sekaligus memperluas penetrasi pasar baja domestik.
Strategi komprehensif ini terbukti ampuh membangkitkan performa keuangan raksasa baja tersebut dari kubangan kerisauan rugi menahun.
Melalui eksekusi manajemen yang disiplin, Krakatau Steel kini berhasil membalikkan keadaan dengan meraup pundi-pundi keuntungan bersih sekitar Rp5 triliun. (*)




