URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyambut baik inisiatif perusahaan climate-tech lokal, Jejakin, dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Pertemuan ini mempertegas komitmen pemerintah untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam ekosistem industri kreatif nasional.
Kementerian Ekraf memandang penerapan ekonomi hijau sebagai elemen krusial dalam menciptakan sektor usaha yang produktif.
Selain itu, bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan.
Wamen Irene Umar menekankan pentingnya penggunaan teknologi berbasis data untuk memantau emisi karbon bagi setiap lini usaha kreatif.
Integrasi platform pemantau dampak lingkungan membantu pelaku industri dalam mengelola aktivitas usaha secara lebih efisien dan ramah lingkungan.
Baca juga:Â Wamen Ekraf Dukung Penguatan Ekosistem Seni Rupa Indonesia Lewat Tatler Studio 300
Pemerintah terus mendukung kolaborasi strategis ini guna memastikan pertumbuhan ekonomi tetap selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim global.
Kehadiran platform Jejakin ini fokus terhadap sustainability, ini adalah bagian dari green economy.
Beberapa program yang dihadirkan oleh Jejakin sangat membantu dalam melihat aktivitas emisi yang terjadi.
“Ini mampu untuk menciptakan sustainability hingga green economy,” ujar Irene.
Optimalisasi Solusi Iklim Digital
Jejakin menyediakan berbagai perangkat digital mutakhir untuk mengukur, memantau, dan mengelola jejak karbon bagi berbagai skala bisnis.
Perusahaan ini menawarkan solusi komprehensif agar pelaku ekonomi kreatif mampu mengidentifikasi serta menekan dampak lingkungan dari kegiatan operasional mereka.




