Teknologi ini diharapkan mampu menjadi standar baru dalam menjalankan aktivitas usaha yang berkelanjutan di tanah air.
Baca juga:Â Grand Final MPL ID S17: Wamen Ekraf Sebut Esports Wadah Kreatif Masa Depan
Head of Business Development Jejakin, Bogar Baskoro, menjelaskan bahwa platform perusahaannya menghitung emisi secara presisi berdasarkan baseline yang telah ditentukan.
Sistem ini kemudian mengoneksikan data emisi tersebut dengan berbagai program penghijauan di seluruh wilayah Indonesia.
Jejakin membangun kemitraan luas dari Sabang sampai Merauke untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.
Tren Keberlanjutan Industri Kreatif
Bogar Baskoro mengamati meningkatnya inisiatif keberlanjutan dalam berbagai event maupun program kampanye kreatif saat ini.
Pelaku industri kreatif mulai menyadari urgensi integrasi prinsip sustainability sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang mereka.
Baca juga:Â Wamen Ekraf Irene Umar Tantang Kosmetik Lokal Tembus Pasar Global di TikTok Beauty 2026
Tren ini mencerminkan transisi positif menuju model ekonomi yang lebih sadar akan dampak ekologis.
“Selama beberapa tahun terakhir ini kami banyak banget bekerja di area sustainability dan ternyata di salah satunya itu adalah satu kelompok yang melihat itu adalah banyak banget inisiatif sustainability yang berhubungan dengan event ataupun juga program campaign gitu,” jelas Bogar.
Masa Depan Ekonomi Hijau Indonesia
Kementerian Ekraf berkomitmen memfasilitasi setiap inovasi yang mendukung terciptanya ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi.




