URBANCITY.CO.ID – Di saat sebagian besar masyarakat menikmati hangatnya berbuka puasa bersama keluarga, deru mesin di Cyber Modular Rig EMR-001 milik PT Elnusa Tbk (ELNUSA) tak pernah surut.
Di Marangkayu, Kutai Kartanegara, para perwira anak usaha Subholding Upstream Pertamina ini tetap bersiaga, memastikan mata bor terus menembus bumi demi kedaulatan energi nasional.
Rig EMR-001 bukan sekadar instalasi besi biasa. Ini adalah generasi baru teknologi pengeboran yang lebih efisien, presisi, dan adaptif.
Namun, di balik kecanggihan teknologi cyber tersebut, ada dedikasi manusia yang harus rela memendam rindu rumah demi operasional 24 jam tanpa henti.
Mustika, Rig Superintendent EMR-001, memandang Ramadan di lokasi kerja sebagai bentuk pengabdian tertinggi. Baginya, disiplin menjaga keselamatan kerja (HSSE) di tengah tantangan cuaca lapangan adalah bagian dari napas ibadah.
Baca Juga: Elnusa Raup Pendapatan Rp14,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Naik dan Peringkat Kredit idAA+
“Bagi kami, bekerja juga bagian dari ibadah. Menjaga operasi tetap aman dan lancar berarti turut menjaga pasokan energi yang dibutuhkan negeri,” ujar Mustika di sela aktivitasnya.
Musholla Portabel dan Kebersamaan di ‘Container’
Kehidupan di lokasi pengeboran memiliki ritmenya sendiri. Ketika senja tiba, fokus beralih sejenak ke container messhall.
Di sana, hidangan sederhana menjadi penyambung energi setelah seharian berkonsentrasi pada panel kendali dan mesin rig.
Tim medis pun bersiaga penuh, memantau nutrisi dan stamina para pekerja agar tetap bugar meski bekerja dalam sistem shift di tengah puasa.




