URBANCITY.CO.ID – Anak perusahaan Subholding Upstream Pertamina, PT Elnusa Tbk (ELSA), membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025.
Perusahaan jasa energi terintegrasi ini berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya.
Melonjaknya pendapatan ini diikuti oleh penguatan profitabilitas perusahaan. Elnusa mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun dengan laba bersih mencapai Rp718 miliar.
Angka ini mencerminkan keberhasilan emiten jasa migas tersebut dalam melakukan efisiensi operasional dan manajemen risiko yang disiplin.
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang fokus pada kualitas layanan.
Baca Juga: Elnusa-SLB Kerja Sama Teknologi Wireline Logging, Perkuat Kapabilitas Hulu Migas Nasional
Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional.
“Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan,” ujar Litta dalam keterangan resminya, Sabtu, 7 Maret 2026.
Logistik Energi Jadi Penopang Utama
Berdasarkan struktur pendapatan, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi 60 persen.
Sementara itu, segmen Jasa Hulu Migas Terintegrasi menyumbang 28 persen, dan Jasa Penunjang Migas memberikan kontribusi 12 persen.




