Tembus Pasar Dunia, IKM Kerajinan asal Bantul Raup Ekspor Rp1,83 Miliar

Dirjen IKMA Reni Yanita saat meninjau pelepasan ekspor produk home decor ke mancanegara. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemenperin)

URBANCITY.CO.ID – Industri Kecil dan Menengah (IKM) sektor kerajinan Indonesia kembali membuktikan taringnya di kancah global.

PT Indo Risakti, produsen dekorasi rumah (home decor) asal Bantul, Yogyakarta, sukses mencatatkan angka penjualan ekspor fantastis mencapai USD 108 ribu atau setara Rp1,83 miliar dalam periode Januari hingga April 2026.

Keberhasilan ini merupakan buah manis dari fasilitasi pameran internasional yang digagas Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA).

Produk-produk buatan perajin lokal tersebut kini melanglang buana ke Amerika Serikat, Korea Selatan, Prancis, hingga Inggris.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pameran internasional adalah ajang pembuktian bahwa kualitas produk dalam negeri sejajar dengan produk mancanegara.

Baca Juga: Ekspor Kerajinan IKM Tembus USD 305 Juta: Kemenperin Pacu Inovasi Lokal di Inacraft 2026

“Akses pameran internasional menjadi kesempatan besar dan ajang pembuktian bagi IKM dan juga Indonesia di dunia internasional bahwa produknya sejajar dan bahkan mampu bersaing dengan produk luar negeri lainnya,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resminya, Selasa, 10 Maret 2026.

Efek Domino Pameran Ambiente Jerman

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, mengungkapkan bahwa PT Indo Risakti merupakan satu dari 10 IKM yang difasilitasi Kemenperin pada ajang bergengsi Pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman, tahun 2025 lalu.

Penjualan positif yang diraih saat ini merupakan dampak langsung dari kepercayaan pembeli internasional pascapameran tersebut.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.