URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina (Persero) memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat resiliensi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional.
Melalui program Rumah BUMN, perusahaan pelat merah ini menggelar webinar bertajuk “Peningkatan Daya Saing, Inovasi, dan Akses Pasar” yang diikuti lebih dari 500 pelaku usaha secara daring, Rabu, 22 April 2026.
VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, dalam pembukaannya menyoroti tekanan ekonomi global, terutama kenaikan biaya produksi yang mengancam daya jual produk lokal. Menurutnya, kegigihan saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan inovasi strategi.
“UMKM saat ini sedang diuji daya tahannya. Namun, indikator ekonomi kita menunjukkan kondisi yang cukup baik. Ketahanan yang kuat harus diiringi dengan inovasi dan kegigihan agar UMKM mampu membuka peluang pasar baru dan terus meningkatkan daya saingnya,” ujar Rudi.
Baca Juga: Kartini di Laut: 486 Perwira Perempuan Pertamina Jaga Keandalan Armada
Belajar dari Ekspansi Baba Rafi
Webinar ini menghadirkan Nilamsari Sahadewa, pendiri Kebab Turki Baba Rafi, sebagai pembicara utama. Nilamsari membagikan transformasinya mengelola bisnis dari skala gerobak hingga memiliki 1.600 outlet di 10 negara.
Ia menekankan bahwa fondasi budaya kerja dan kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci saat bisnis mulai berskala besar dan menghadapi krisis.
Kesuksesan tersebut sejalan dengan target Pertamina dalam membina 15.884 UMKM melalui 30 Rumah BUMN yang tersebar di Indonesia.




