URBANCITY.CO.ID – Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, membidik subsektor gim sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam kunjungannya ke Gambir Studio di Sleman, Yogyakarta, Riefky menjajal langsung gim terbaru bertajuk KuloNiku: Bowl Up! yang mencatatkan performa impresif sejak peluncurannya.
Hanya dalam waktu kurang dari dua pekan, gim yang mengangkat tema kuliner Indonesia ini telah menjangkau hampir 60 ribu pengguna.
Riefky menilai pencapaian studio asal daerah ini membuktikan bahwa talenta lokal mampu menciptakan produk digital yang kompetitif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Menanamkan Rasa Cinta Lingkungan Melalui Game
“Hari ini saya berkunjung ke Gambir Studio untuk melihat langsung karya gim KuloNiku. Dalam waktu kurang dari dua minggu sejak peluncuran, gim ini telah menjangkau hampir 60 ribu pengguna,” ujar Teuku Riefky, Sabtu, 25 April 2026.
Ini menunjukkan, sambung dia, bahwa gim lokal memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi baru.
Insentif dan Penguatan Ekosistem
Pemerintah saat ini tengah menggodok skema insentif dan regulasi khusus untuk mempercepat pertumbuhan subsektor gim.
Riefky menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus tepat sasaran guna menjawab kebutuhan nyata para pengembang di lapangan, mulai dari aspek pendanaan hingga perlindungan kekayaan intelektual.
Baca Juga: Menteri Ekraf Riefky Harsya di ELC 2026: Wirausaha Muda UGM Harus Adaptif dan Inovatif
“Kami terus melakukan diskusi terkait insentif, kajian, dan regulasi untuk memperkuat subsektor gim. Harapannya, kebijakan ini dapat menjawab kebutuhan industri sekaligus mendorong pelaku kreatif agar tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa tumbuh dan lebih sejahtera,” tuturnya.




