URBANCITY.CO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyiapkan langkah intervensi masif untuk menghapus sisa kantong kemiskinan di Indonesia.
Melalui program 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pemerintah membidik penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat kelompok pengeluaran terbawah atau Desil 1 hingga Desil 4.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengungkapkan bahwa program ini akan disinkronkan dengan 16.550 desa yang teridentifikasi sebagai pusat kemiskinan ekstrem.
Targetnya, KDKMP akan beroperasi penuh pada Agustus 2026 sebagai instrumen utama pemberdayaan ekonomi perdesaan.
Baca Juga: Kemenkop Perkuat Koperasi Desa Merah Putih Lewat Sinergi Strategis dengan CDF Canada
“Sinkronisasi data 30.000 (koperasi) dengan 16.550 titik desa yang menjadi pusat kemiskinan ekstrem itu nanti akan kita kejar. Kunci kesuksesan program ini terletak pada sinkronisasi data antara lokasi operasional KDKMP dengan titik desa pusat kemiskinan,” ujar Farida usai Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Prioritas Tenaga Kerja Lokal
KDKMP dirancang untuk menyerap tenaga kerja dari warga setempat. Kemenkop telah menyiapkan berbagai posisi mulai dari penjaga keamanan, pengemudi, penjaga toko, hingga asisten manajer.
Farida memastikan bahwa masyarakat yang belum memiliki kualifikasi teknis akan mendapatkan pendampingan khusus.
“Pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berupa pelatihan dan pendidikan agar mereka mampu memenuhi standar kualifikasi yang dibutuhkan,” tegasnya.




