URBANCITY.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Peresmian simbolis yang dipusatkan di KDKMP Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, ini diklaim sebagai tonggak baru dalam penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekosistem koperasi skala masif dalam kurun waktu tujuh bulan sejak November 2025 merupakan pencapaian langka.
Strategi ini diharapkan mampu mengubah posisi tawar masyarakat desa agar menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri.
Baca Juga:Â Sinergi Pangan, BULOG Pasok Ratusan Ton Beras ke 1.061 Koperasi Merah Putih
“Saya kira kalau dicari di negara-negara lain apalagi di sejarah bangsa kita, suatu pemerintahan yang (bisa) meresmikan operasionalisasi 1.000 lebih koperasi secara fisik itu belum ada. (Sehingga) saya kira hari ini adalah hari yang cukup penting,” ujar Presiden RI Prabowo Subianto.
Sinergi Program Strategis dan Akses Kredit Murah
Dalam cetak biru pengembangannya, jaringan KDKMP akan diintegrasikan dengan proyek strategis nasional lainnya, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kampung Desa Nelayan Merah Putih (KNMP).
Lewat keterpaduan lintas sektor ini, gerai koperasi desa diarahkan untuk memicu hilirisasi komoditas lokal.
“Program MBG kalau ditopang dengan KDKMP dan nanti akan ditopang dengan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan ujungnya adalah hilirisasi dan industrialisasi. Melalui KDKMP nanti akan kita sediakan kredit murah untuk rakyat,” kata Presiden Prabowo.




