URBANCITY.CO.ID – Langkah strategis diambil Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, InJourney, dalam mentransformasi sektor pariwisata medis domestik.
Melalui anak usahanya, InJourney Hospitality, layanan bedah plastik (plastic surgery) dan estetika medis (aesthetic medicine) bertaraf internasional resmi beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali.
Fasilitas premium bertajuk The Solitaire tersebut dihadirkan sebagai ekosistem wisata kesehatan (health & wellness destination) terintegrasi.
Tujuannya adalah memfasilitasi kebutuhan pasar domestik sekaligus memotong arus devisa keluar (outflow) akibat banyaknya warga negara Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri.
Baca Juga:Â Misi JEC Bali di KEK Sanur: Membendung Arus Berobat ke Luar Negeri Lewat Sentra Mata Berstandar Global
The Solitaire menggandeng jaringan dari 380 klinik internasional terpilih. Di antaranya berasal dari Brasil melalui World Class Plastic Surgeons.
Kemudian, klinik papan atas Korea Selatan seperti Banobagi Plastic Surgery Clinic, Woori Plastic Surgery, Hestia Intimate Rejuvenation, dan Mojelim Hair Transplant Clinic. Diikuti oleh Biogenix dari Australia untuk kedokteran regeneratif, serta mitra dari Jepang.
Strategi Menahan Devisas Outflow dan Mendorong Quality Tourism
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menjelaskan bahwa pengembangan KEK Kesehatan Sanur dirancang demi mendongkrak daya saing pariwisata nasional menuju konsep quality tourism yang menawarkan nilai tambah tinggi dan berdampak ekonomi masif.




