URBANCITY.CO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong para produsen kosmetik lokal untuk berani keluar dari zona nyaman dan mulai melirik ceruk pasar internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan hal tersebut saat membuka festival kecantikan akbar TikTok ForYouBeauty 2026 di Senayan City, Jumat (12/6).
Kementerian Ekraf menilai integrasi teknologi dan perdagangan digital terbukti ampuh melambungkan kelas jenama kosmetik buatan anak bangsa.
Wamen Ekraf mengapresiasi manajemen TikTok Indonesia yang konsisten menyediakan panggung inkubasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di tengah percepatan digitalisasi, platform media sosial kini sukses menjelma sebagai ekosistem bisnis baru.
Baca juga:Â Tembus 1.500 Pelaku Usaha, Kemenperin Kebut Kemitraan Maklon IKM Kosmetik
Mereka mampu melahirkan ribuan lapangan kerja dan memotong jalur pemasaran konvensional.
Irene Umar mengapresiasi langkah taktis TikTok Indonesia dalam pidato pembukaannya.
Ia menilai platform digital saat ini telah bergeser fungsi menjadi motor penggerak ekonomi utama yang sukses menciptakan lapangan kerja.
Kemudian, memperluas jaringan pasar bagi pelaku usaha nasional di tengah pesatnya digitalisasi.
Wamen Ekraf juga menggarisbawahi peran signifikan TikTok dalam merajut ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif.
Selain itu, mendorong kebangkitan berbagai industri kecil menengah maupun jenama kosmetik lokal.
“TikTok telah menunjukkan peran yang signifikan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dan mendukung perkembangan UMKM serta brand lokal,” imbhnya.




