URBANCITY.CO.ID – Tuntutan gaya hidup urban yang serbacepat menuntut performa fisik prima sekaligus pengelolaan finansial yang cerdas.
Banyak kaum profesional muda dan keluarga perkotaan kerap terjebak pada mitos bahwa menu sehat berprotein tinggi menuntut biaya mahal layaknya mengonsumsi salmon impor.
Padahal, pasar lokal menyediakan “superfood” yang menawarkan rasio efisiensi biaya dan nutrisi jauh lebih superior, yakni ikan kembung.
Memilih komoditas lokal ini bukan sekadar langkah hemat belanja bulanan, melainkan investasi strategis dalam menjaga ketahanan daya pikir dan energi harian masyarakat perkotaan.
Baca Juga: Jangan Asal Beri Nasi ke Kucing, Ini Risiko Kesehatannya Menurut Pakar
Kaya Omega-3, Pilihan Cerdas Nutrisi Harian
Masyarakat modern membutuhkan asupan gizi yang cepat terkonversi menjadi energi kerja aktif. Ahli Gizi Tara Mutiara Ramdani membuktikan bahwa profil gizi ikan kembung sanggup menandingi, bahkan melampaui keunggulan ikan premium luar negeri.
“Per 100 gram, proteinnya banyak yang lebih tinggi dibandingkan ikan salmon, contohnya ikan kembung. Ikan kembung ini juga salah satu yang paling tinggi protein. Kalau di ikan lebih tinggi omega-3, DHA, EPA, jadi lebih sehat juga, untuk lemaknya lebih baik,” jelas Tara dalam sesi Ngobras bersama Frisian Flag Indonesia bertajuk “Budget Boleh Minimal, Nutrisi Harus Tetap Optimal” pada Rabu (25/8/2026).
Kandungan asam lemak esensial tersebut secara aktif merawat kesehatan kardiovaskular dan mempertajam fokus kognitif para pekerja kantoran di tengah tekanan rutinitas harian.
Baca Juga: OJK Sambut Kedatangan Ratu Maxima untuk Memulai Agenda Kesehatan Finansial di Indonesia
Selain kaya nutrisi, struktur serat ikan kembung juga mempercepat proses metabolisme pencernaan tubuh sehingga mencegah rasa kantuk atau begah setelah jam makan siang.
“Selain ekonomis, ikan juga jauh lebih gampang diserap. Kalau misalnya daging sapi itu butuh 3-4 jam untuk dicerna, ikan butuh 1,5 jam sampai 2 jam maksimal untuk dicerna, jadi lebih oke,” tambah Tara.
Tingkat penyerapan (bioavailability) yang cepat ini memastikan sel-sel tubuh langsung menerima pasokan asam amino penting untuk memulihkan stamina secara instan.




