URBANCITY.CO.ID – Kelancaran jalur penyeberangan selat menjadi urat nadi utama bagi perputaran ekonomi kreatif, pasokan bahan pokok hotel-restoran, serta tren road trip kaum urban menuju Pulau Dewata.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Forum Wartawan Perhubungan menggelar Media Brief Discussion di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (11/9), guna menuntaskan kepadatan di Lintas Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Forum koordinasi ini menggodok solusi terpadu demi menjaga kenyamanan mobilitas wisatawan sekaligus menekan lonjakan ongkos logistik antarpulau.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin, Plt. Direktur KPLP Triono, serta Corporate Secretary ASDP Windy Andale turut menghadiri agenda strategis tersebut.
Manajemen membedah akar persoalan lonjakan volume kendaraan yang kerap memicu antrean panjang pada simpul penghubung Jawa–Bali ini.
Baca Juga: Solusi Cerdas Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk: Strategi ASDP Atasi Kepadatan Arus Liburan
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menguraikan formula penyelesaian masalah yang menyeimbangkan lonjakan permintaan pasar dengan ketersediaan kapasitas efektif di lapangan.
“Kepadatan di Ketapang-Gilimanuk tidak dapat dilihat hanya dari sisi jumlah kendaraan maupun kapal. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi kapasitas efektif layanan, khususnya untuk kendaraan logistik. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari stabilisasi operasional hingga penguatan kapasitas infrastruktur dan fasilitas pendukung,” ujar Heru.




