URBANCITY.CO.ID – Langkah inovatif kini mengubah wajah pemulihan infrastruktur perkotaan pascabencana banjir besar Sumatra.
Pemerintah menghadirkan program Ekraf Peduli: Infrastructure Rehabilitation and Priority Profiling di Kota Medan dengan mengintegrasikan artificial intelligence (AI) secara presisi.
Langkah strategis ini mempercepat pemulihan Kawasan Strategis Pariwisata (KSP) I Medan sekaligus mengamankan ekosistem aktivitas ekonomi serta magnet investasi properti dan ritel modern di jantung kota.
Program yang berlangsung pada 26–27 Oktober 2026 ini memadukan kekuatan Kementerian Ekraf, startup lokal Niriksagara, dan Pemerintah Kota Medan.
Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir & AI: Investasi Masa Depan
Inisiatif kolaboratif ini memperkuat agenda Program Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) yang sebelumnya sukses berjalan di Kota Padang dan Aceh Tamiang.
Kehadiran teknologi cerdas ini menjamin kepastian berusaha dan memperkokoh ketahanan iklim bagi sentra bisnis komersial di Kota Medan.
“Dengan semangat yang sama, kami melanjutkan rangkaian PRRP di Kota Medan. Harapannya teknologi dari startup Niriksagara ini dapat membantu pemerintah daerah dalam konteks penyediaan data untuk percepatan pemulihan dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Dandy Yudha Feryawan selaku Direktur Kreativitas Teknologi Kementerian Ekraf.
Menghidupkan Kembali Destinasi Urban dan Komersial
Baca Juga: Wamen Ekraf: Fotografer Indonesia Harus Adaptasi Teknologi AI dan Lindungi Hak Cipta
Tim survei menyisir enam titik strategis yang menjadi urat nadi mobilitas dan gaya hidup warga kota: Kota Lama Kesawan, Lapangan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Gedung Loge Deli, Pasar Petisah, dan Taman Kebun Bunga.
Pengambilan data menyasar aspek ketahanan fisik, kemudahan konektivitas, hingga denyut ekonomi lokal.
Langkah ini membuka peta jalan bagi para pelaku usaha untuk kembali menanamkan modal di simpul-simpul komersial paling prestisius.
Fondasi Digital Twin Jamin Kepastian Investasi
Baca Juga: Teknologi AI Tiru Suara CS, Waspadai Penipuan: Cara Verifikasi Aman
Inovator Niriksagara mengolah ribuan titik data menjadi digital twin tiga dimensi yang memetakan anatomi wilayah secara terperinci.
Tim teknis mengumpulkan ulang rekaman visual resolusi tinggi guna menghasilkan replika virtual kawasan yang akurat.
Teknologi mutakhir ini memberi jaminan transparansi data tata ruang bagi pemodal swasta sekaligus menyajikan basis ilmiah bagi penataan pedestrian, ruang publik, dan fasilitas komersial.
Data cerdas ini memperkuat akurasi pengambil kebijakan daerah tanpa mengambil alih wewenang teknis otoritas setempat.
Baca Juga: Peluang Investasi Media Digital dan AI: Menparekraf Gaet AMSI
Sinergi ini memastikan setiap anggaran pembangunan menyasar langsung pada infrastruktur berdaya ungkit ekonomi tinggi.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong pemanfaatan inovasi teknologi untuk mendukung pembangunan daerah.”ujar Ferri.
Daya Tarik Pariwisata Baru Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Pemanfaatan data AI ini secara langsung merevitalisasi destinasi wisata heritage dan sentra hangout anak muda agar tampil lebih adaptif, modern, dan bernilai jual tinggi. KSP I Medan kini bersiap menyambut gelombang kunjungan wisatawan dan konsumsi domestik baru.
Baca Juga: Studi Ungkap Pusat Data AI Kuras Pasokan Air Bersih dan Ancam Pertanian
“Data hasil pemetaan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan bagi kami dalam merumuskan kebijakan, khususnya terkait pengembangan kawasan strategis pariwisata serta penentuan prioritas penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Odi.
Kolaborasi tripartit ini menandai era baru mitigasi bencana yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi masa depan.
Integrasi AI dan kreativitas digital memastikan Medan bangkit lebih cepat sebagai kota metropolitan yang kompetitif, ramah investasi, dan nyaman bagi gaya hidup masyarakat urban.




