Prioritas Australia dan Kuota Ekspor
Meski daftar peminat terus bertambah, pemerintah tetap bersikap selektif. Hingga saat ini, persetujuan ekspor baru diberikan kepada Australia sebesar 250 ribu ton untuk tahap awal.
Komitmen ini sebelumnya telah dikukuhkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan disambut hangat oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya sempat merinci bahwa total komitmen minat ekspor dari negara-negara mitra—termasuk Thailand dan Brasil—diperkirakan menembus 1 juta ton.
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ekspor ini merupakan strategi untuk memberikan nilai tambah pada perekonomian nasional tanpa mengorbankan ketahanan pangan dalam negeri.
Penyaluran ke pasar global hanya dilakukan dari sisa alokasi setelah kebutuhan petani domestik dipastikan terpenuhi secara menyeluruh. (*)






