Reputasi Internasional Perkuat Kepercayaan Investor Kawasan
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menggarisbawahi pentingnya inovasi tata kelola SDM ini dalam mengerek wibawa diplomasi transportasi udara Indonesia di kawasan Asia Pasifik.
Baca Juga: AirNav Indonesia Fasilitasi 4.000 Tiket Mudik Kereta Api Gratis Lebaran 2026
Keandalan navigasi ruang udara nasional berbanding lurus dengan kepastian logistik dan kelancaran mobilitas para pelaku bisnis metropolitan lintas negara.
“Kontribusi AirNav Indonesia melalui DP dan IP pada forum ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya mengikuti perkembangan penerbangan global, tetapi juga memiliki kapasitas untuk ikut memberikan kontribusi,” tegas Lukman.
Kredibilitas regulator dan operator navigasi Indonesia memancarkan daya tarik investasi yang kuat bagi mitra aviasi global.
Citra kepemimpinan yang progresif ini melahirkan rasa aman bagi para pelancong bisnis dan investor yang menggantungkan efisiensi mobilitas pada rute-rute strategis Nusantara.
Baca Juga: AirNav Indonesia Sukses Panen 1,5 Ton Melon Hidroponik di Boyolali Guna Perkuat Ekonomi Desa
Ekspansi Pelatihan Perkokoh Posisi Geopolitik Pasifik
Kiprah AirNav meluas hingga ke pembinaan kapasitas profesional penerbangan di negara-negara kepulauan Pasifik.
Bersama Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, perseroan menggelar program Government Safety Inspector-Personnel Licensing (GSI PEL) dan Training Instructor Course (TIC) bagi tenaga aviasi di Pacific Small Island Developing States (PSIDS).




