Ia juga berharap Bank Jakarta terus memperluas akses layanan perbankan, termasuk melalui penyediaan ATM di kawasan rumah susun agar masyarakat semakin mudah memperoleh layanan keuangan.
KCP Kebayoran Park hadir dengan konsep Modern, Accessible, Connected, menghadirkan ruang layanan yang lebih nyaman, kolaboratif, dan personal bagi nasabah. Konsep tersebut juga diperkuat dengan implementasi identitas baru Bank Jakarta, termasuk penggunaan seragam baru bagi petugas frontliner.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan peresmian KCP Kebayoran Park bukan sekadar menghadirkan kantor cabang dengan wajah baru, tetapi menjadi tonggak transformasi layanan Bank Jakarta.
Baca juga:Â Indonesia Perkuat Kerja Sama Industri dengan Rusia melalui Partisipasi di INNOPROM 2026
“Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah gedung. Yang berubah bukan hanya wajah kantor cabang, tetapi juga cara kami melayani masyarakat. Perubahan sebuah bank tidak cukup diwujudkan melalui teknologi ataupun bangunan yang lebih modern, melainkan ketika masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih manusiawi,” kata Agus.
Menurut Agus, kehadiran kantor cabang tetap relevan di era digital karena kepercayaan dibangun melalui interaksi antarmanusia. Karena itu, masa depan perbankan bukan memilih antara layanan digital atau cabang, melainkan menghadirkan kantor cabang yang digital, cerdas, efisien, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah.
Ia menjelaskan KCP Kebayoran Park merupakan prototipe pertama kantor cabang generasi baru Bank Jakarta yang akan menjadi acuan transformasi jaringan kantor lainnya. Melalui transformasi ruang layanan, proses bisnis, dan budaya pelayanan, Bank Jakarta menghadirkan suasana kantor yang lebih terbuka, proses layanan yang lebih sederhana dan terdigitalisasi, serta semangat pelayanan baru yang lebih ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.




