Baca juga: Wajib Lewat PT Danantara, Airlangga Sebut Regulasi BUMN Ekspor Rampung 1 Juni
Ia pun menambahkan dengan analogi sederhana, “Kalau barang bagus, tentu sayang kalau tidak kita optimalkan.”
Menanggapi iklim positif di pasar modal, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu, mengingatkan pentingnya menjaga denyut nadi sektor riil penopang bursa.
Nixon menilai pertumbuhan angka di lantai saham wajib berjalan selaras dengan masifnya proyek pembangunan infrastruktur dan industri perumahan rakyat yang memiliki efek pengganda (multiplier effect) sangat luas.
Ia memastikan BTN tetap agresif melahirkan inovasi skema pembiayaan untuk merangsang daya beli masyarakat terhadap aset properti.
Korporasi memilih strategi jemput bola guna mengamankan target penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent banking).
Baca juga: IHSG Anjlok & Rupiah Lemah, FINE Institute: Kredibilitas Finansial RI Sedang Diuji
“Kita harus bisa menciptakan demand, jangan hanya menunggu market. Karena itu, BTN terus mendorong berbagai strategi supaya sektor perumahan tetap bergerak dan masyarakat tetap memiliki akses untuk membeli rumah,” kata Nixon.
Ia pun memungkasi penjelasan dengan menegaskan komitmen sosial perbankan, “Kita masih percaya pertumbuhan bisa tetap dijaga. Segala cara kita pikirkan agar masyarakat tetap bisa memiliki rumah.” (*)




