Baca Juga: Hadiri Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Resmikan Fasilitas Pangan Polri
Pencapaian ketahanan pangan ini dinilai sangat krusial sebagai bantalan ekonomi nasional di tengah eskalasi konflik global dan ketidakpastian geopolitik yang sedang berkecamuk di berbagai belahan dunia.
“Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur ke Yang Maha Kuasa kita masih tidak terlibat, tapi kita waspada. Kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk jaga kekayaan kita,” ucap Presiden.
Gebrakan Hilirisasi dan Sumpah Setia pada UUD 1945
Prabowo mengingatkan seluruh jajaran kabinetnya untuk menegakkan amanat pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen.
Kebijakan hilirisasi komoditas akan terus dipacu agar negara memiliki posisi tawar yang kuat dalam peta perdagangan internasional.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Ekonomi, Presiden Prabowo Minta Eksportir SDA Tak Simpan Uang di Luar Negeri
“Dan sekarang kekayaan-kekayaan kita, kita kelola sendiri. Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu. Dan ini sudah kita lakukan. Harus kita lakukan, ini perintah dari Undang-Undang Dasar. Dan ini untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir,” tegas Presiden.
Menutup pidatonya, Kepala Negara berjanji akan mengerahkan seluruh instrumen penegak hukum dan aparat birokrasi untuk menindak tegas praktik korupsi, penyelundupan, dan segala bentuk manipulasi yang merugikan keuangan negara.




