URBANCITY.CO.ID –Â Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan Direktur Utama Terra Drone Indonesia berinisial MW sebagai tersangka dalam kasus kebakaran gedung yang menewaskan 22 orang. Insiden tersebut terjadi di sebuah gedung di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa siang, 9 Desember.
Kebakaran diduga bermula dari baterai drone yang terbakar di lantai satu, meskipun tim laboratorium forensik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pastinya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, jelasin alasannya kenapa MW dijadikan tersangka. Katanya, sebagai Dirut, MW nggak bikin atau pastiin ada SOP buat nyimpan baterai berbahaya di gedung itu. Dia juga nggak tunjuk petugas K3, alias Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
“Tidak melakukan pelatihan keselamatan. Tidak menyediakan ruang penyimpanan standar untuk bahan mudah terbakar,” kata Susatyo dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (12/12).
Baca Juga :Â Kasus Suap Jerat Bupati Ardito Wijaya, Simak Profil Dokter yang Jadi Pejabat Ini
Susatyo tambah, MW sebagai Dirut juga nggak siapin pintu darurat di gedung dan nggak pastiin jalur evakuasi bisa dipake. Akibatnya, korban-korban itu kebanyakan meninggal bukan karena luka bakar langsung, tapi karena nggak bisa cepat selamat diri dan akhirnya kehabisan napas.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa korban 22 orang tersebut umumnya meninggal dunia bukan karena luka bakar langsung, tetapi adalah akibat tidak bisa segera menyelamatkan diri dan akhirnya kehabisan napas,” katanya.
Dalam kasus ini, MW dijerat dengan Pasal 187 KUHP, Pasal 188 KUHP, dan Pasal 359 KUHP. Insiden nahas itu bikin 22 orang meninggal, dan pada Rabu tanggal 10 Desember, RS Polri Kramat Jati udah berhasil identifikasi semua korban jiwa. Polisi masih dalami penyebab kebakaran yang diduga dari baterai drone itu.
Artikel Populer
-
Jakarta Fashion Week 2027: Magnet Investasi Mode dan Gaya Hidup Urban
-
Kanye West Apresiasi Konser di Jakarta, Pramono Ungkap Dampak Ekonomi Event Tembus Rp625 Miliar
-
Kementerian PKP Gabungkan Bedah Rumah dan Sertifikasi Tanah
-
DLH DKI Jakarta Buka 264 Lowongan Padat Karya, Gaji Rp174 Ribu per Hari Tanpa Syarat Ijazah
-
Antisipasi Krisis Energi Global, Arab Saudi Simpan Minyak di Singapura Mulai 2027
-
Rayakan HUT ke-24, Apotek K-24 Ajak 2.400 Peserta Berlari di Yogyakarta
-
SANY Excavator China Paling Laris di Indonesia




