Penurunan beban permintaan tersebut secara otomatis meredam volatilitas dan memperkokoh posisi tawar rupiah dalam jangka panjang.
Ini upaya yang sangat serius mengurangi kebutuhan dollar Amerika Serikat untuk transaksi dagang. Termasuk digunakan nya QRIS lintas negara antara Indonesia-China.
“Hal ini dilakukan BI untuk memperkuat Rupiah,” pungkas Dasco. (*)




