Baca Juga: Kemenperin Gandeng Pemkab Pinrang, Dekatkan Layanan Standardisasi untuk IKM Lokal
“Papua Nugini menjadi salah satu pasar ekspor tetangga yang potensial untuk terus dikembangkan, seiring dengan semakin terbukanya peluang penetrasi produk Indonesia di kawasan tersebut,” jelas Reni.
Perjalanan tiga dekade PT Follow Me Indonesia memperlihatkan evolusi bisnis IKM yang konsisten menjaga mutu hingga meraih sertifikasi CPKB dari Ditjen IKMA.
“Berkat komitmen terhadap mutu dan pemenuhan standar yang ketat, PT Follow Me Indonesia berhasil bertransformasi menjadi IKM yang memiliki kemampuan memperluas pasar serta menjaga eksistensinya. Ketangguhan produk wewangian dan kosmetik perusahaan ini sebelumnya telah teruji ketika berhasil menembus pasar ekspor berstandar kualitas tinggi seperti Jepang, dan kini resmi melakukan ekspansi ke Papua Nugini,” tutur Reni.
Sinergi Rantai Pasok Buka Jalan Valuasi Tinggi
Direktur Industri Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin Budi Setiawan menuturkan bahwa pembinaan terarah sejak 2023 membekali perusahaan dengan restrukturisasi mesin modern serta fasilitasi ajang bergengsi seperti Cosmetic Day.
Baca Juga: Pangkas Biaya Produksi IKM Batik demi Gulung Tekstil Impor Printing
Kemenperin mempertemukan PT Follow Me Indonesia dengan PT Indesso Aroma dalam kemitraan strategis pasokan bahan baku parfum premium dan berteknologi tinggi. Kolaborasi ini mengerek efisiensi produksi sekaligus mengangkat nilai jual produk akhir di mata distributor mancanegara.
Budi meyakini keberhasilan ini menjadi pembuka gerbang bagi produk perawatan tubuh lokal lainnya untuk mendominasi pasar Pasifik. “Ini membangkitkan semangat kita bahwa industri kosmetik Indonesia siap menjadi pemain kunci di tingkat dunia,” katanya.




