Baca Juga: Koperasi Nelayan: Strategi Vital Perkuat Ekonomi Pesisir dan Investasi Masa Depan Sektor Bahari
Selain perikanan, keberadaan terumbu karang juga mendukung potensi wisata bahari di Kepulauan Seribu.
Ekosistem laut yang terjaga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Ini adalah investasi lingkungan, dengan terumbu karang yang sehat, ekosistem laut akan terjaga dan pada akhirnya berdampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi nelayan dan pelaku wisata,” ucapnya, melansir Antara, Rabu, (26/08/2026).
Kolaborasi Komunitas Menjaga Aset Ekologis Jakarta
Baca Juga: Dari Hobi Jadi Rezeki, Pemandu Mancing di Desa Sedari Kembangkan Ekonomi Pesisir
Ketua Kelompok DPL-BM Karang Mutiara Pulau Lancang Damiyati mengatakan dukungan penanaman terumbu karang membantu masyarakat dalam memulihkan ekosistem bawah laut di wilayah tersebut.
Inisiatif ini melibatkan partisipasi aktif komunitas lokal secara langsung. Kelompok DPL-BM Karang Mutiara Pulau Lancang menerima bantuan 400 substrat dan 1.600 bibit karang untuk mendukung kegiatan transplantasi.
Masyarakat lokal memegang peran sentral sebagai penjaga kelangsungan aset bawah laut ini. Menurut Damiyati, bantuan tersebut sangat membantu pemulihan ekosistem bawah laut di kawasan Pulau Lancang. “Kami berkomitmen menjaga bibit-bibit karang ini agar dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.




