“Pekerjaan pada industri pengolahan tetap kompetitif dan berkelanjutan dimata pekerjanya ataupun calon tenaga kerja baru yang akan memasuki sektor tersebut,” urai Febri.
Bahkan untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir sejak 2011, laju pertumbuhan industri pengolahan sukses menyalip pertumbuhan ekonomi nasional.
Pada tahun 2025, sektor manufaktur tumbuh agresif sebesar 5,30 persen, berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat di angka 5,11 persen.
Baca Juga: Menperin dan Menkeu Perkuat Sinergi, Akselerasi Pertumbuhan Manufaktur Nasional
“Pertumbuhan industri pengolahan diatas pertumbuhan ekonomi nasional dapat dicapai dalam 13 tahun terakhir tercapai berkat arahan Bapak Presiden Prabowo dalam Asta Cita yang berpihak dan melindungi industri nasional dan pekerjanya,” kata Febri.
Gairah ekspansi ini kian nyata di lapangan. Hingga 23 April 2026, tercatat ada 633 perusahaan yang melaporkan pembangunan fasilitas produksi baru di Indonesia dengan total nilai investasi fantastis mencapai Rp418,62 triliun, yang diproyeksikan bakal menyedot 219.684 tenaga kerja baru. (*)

