Sektor infrastruktur di bawah komando Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi penerima porsi dana terbesar, yakni menyerap anggaran hingga Rp69 triliun.
Selain jalan dan jembatan, pemerintah juga memasang target tinggi untuk menuntaskan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.
Baca Juga: Menteri PKP Kejar Target Pembangunan Huntap Sumatera, Ratusan Unit Siap Huni Sebelum Lebaran
“Dibagi ke berbagai kementerian/lembaga. Memang yang terbesar adalah sektor infrastruktur. Kementerian PU totalnya kurang lebih Rp69 triliun. Huntap kita targetkan paling lambat 2027,” tegas Tito Karnavian.
Menteri Keuangan Siapkan Rp38 Triliun untuk Termin Pertama
Pemerintah merancang skema pencairan dana Rp100 triliun ini secara estafet dalam tiga tahun anggaran. Untuk termin pertama di tahun 2026, pemerintah mengalokasikan Rp38,9 triliun.
Selanjutnya, alokasi dana ditetapkan sebesar Rp32,9 triliun pada tahun 2027, dan sisanya Rp28,2 triliun dicairkan pada tahun 2028.
Kementerian Keuangan memastikan bahwa pos anggaran awal untuk tahun ini sudah dalam posisi siap salur, tinggal menunggu kelengkapan dokumen administratif dari kementerian dan lembaga terkait.
Baca Juga: Gerak Cepat Pascabencana: Kementerian PKP Serahkan 120 Hunian Tetap di Tapanuli Selatan
“Pak Menteri Keuangan juga menyampaikan kesiapan anggaran untuk tahun 2026 sebesar Rp38 triliun. Nanti kementerian/lembaga akan mengajukan berikut dokumen pendukungnya,” ungkap Tito.
Guna memastikan percepatan dari fase tanggap darurat menuju pemulihan total berjalan mulus tanpa kendala birokrasi, koordinasi ketat antara pusat dan pemerintah daerah terus diintensifkan.










