URBANCITY.CO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengunci target penyambungan interkoneksi logistik dan pariwisata di wilayah selatan Pulau Jawa.
Kementerian PU sukses merampungkan seluruh konstruksi Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di area Kabupaten Tulungagung 51,56 kilometer.
Tim lapangan berhasil menuntaskan pengaspalan segmen terakhir pada akhir Mei 2026 kemarin pasca-menjinakkan kendala tanah longsor di beberapa titik kritis.
Insinyur Kementerian PU memfokuskan sisa energi proyek untuk menyelesaikan sisa bentang pada ruas Brumbun–Sine Lot 1A 9,53 kilometer dan Lot 1B 3,88 kilometer.
Keberhasilan ini menempatkan Tulungagung sebagai daerah kedua di Jawa Timur yang mengantongi status tersambung penuh setelah Kabupaten Pacitan.
Baca juga:Â Kementerian PU Dapat Rp69 Triliun, Proyek Huntap Sumatra Target Rampung 2027
Jalur baru ini mengikat konektivitas pesisir mulai dari tapal batas Kabupaten Trenggalek di sisi barat hingga Kabupaten Blitar di ujung timur.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menempatkan proyek strategis nasional ini sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi luar kota.
Pihaknya optimistis pembukaan jalur ini akan memicu perataan kue pembangunan antara kawasan utara dan selatan Jawa yang selama ini timpang.
Pansela diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa.
“Di saat yang sama, keberadaan jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Dody Hanggodo.




