Baca juga: TASPEN Kucurkan Santunan Rp283 Juta untuk Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Bekasi
Para pensiunan kini bisa bernapas lega karena tidak perlu lagi mengajukan berkas atau melakukan autentikasi khusus demi mencairkan dana ini. Semua diproses otomatis menggunakan basis data pembayaran pensiun bulan Mei 2026.
Kendati demikian, para purnabakti tetap diwajibkan melakukan autentikasi bulanan reguler seperti biasa agar hak bulanan mereka ke depan tetap aman.
Komisaris Utama PT TASPEN (Persero), Fary Djemi Franscis, memberikan apresiasi tinggi atas sistem digital internal yang terbukti andal dalam mengeksekusi anggaran negara ini.
“Kita menyampaikan apresiasi kepada TASPEN karena keandalan sistemnya dalam waktu 6 jam uang yang ditransfer dari kementerian keuangan sudah dicairkan kepada pensiunan tepat waktu. Sampai dengan pagi hari ini sekitar 98,95% sudah tersalurkan,” ujar Fary memuji kinerja timnya.
Baca juga: Gandeng BSI, TASPEN Perluas Akses Layanan Keuangan bagi 139 Ribu Peserta di Aceh
Fary juga menggaransi bahwa Gaji Ketiga Belas disalurkan secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, dan bersih tanpa potongan.
Bahkan, bagi pensiunan yang memiliki utang atau pinjaman di mitra bayar, bank atau lembaga keuangan terkait dilarang keras memotong dana tunjangan ini.
Dana wajib diterima utuh oleh pensiunan. Jika di lapangan ditemukan ada oknum mitra bayar yang nekat menyunat dana tersebut, para korban diminta untuk segera melaporkannya ke pihak Taspen.
Panduan Penting Mekanisme Pencairan 2026




