URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina (Persero) menyuntikkan teknologi kecerdasan buatan untuk membersihkan kawasan pesisir dari kepungan limbah plastik.
Raksasa energi pelat merah ini menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk meluncurkan sekaligus menguji coba kapal pembersih sampah otomatis bernama Autonomous Trash Skimmer.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, memimpin langsung simulasi peluncuran robot air cerdas tersebut di Pantai Sekeh, Badung, Bali, Rabu (10/6).
Manajemen Pertamina membiayai pembuatan kapal pintar ini melalui kucuran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Otoritas menggandeng anak usahanya, yakni Pertamina International Shipping, Pertamina Foundation, dan Patra Jasa, guna mematangkan operasional alat di laut lepas.
Baca juga:Â Hadapi Geopolitik Global, Bos Pertamina Internasional EP Sebar Jurus Energi di UGM
Langkah maju ini menjadi senjata baru korporasi untuk memodernisasi sistem pengelolaan sampah perairan secara efektif, mandiri, dan rendah emisi.
Mochamad Iriawan memandang polusi plastik di laut sebagai ancaman maut yang merusak rantai makanan hayati sekaligus meruntuhkan devisa pariwisata.
Tumpukan sampah di bibir pantai sering kali memicu kekecewaan turis asing dan merugikan mata pencaharian komunitas nelayan tradisional di pulau dewata.
Menurutnya, persoalan tentang sampah ini tidak hanya mengganggu keindahan pantai, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan lingkungan dan perekonomian Bali.
Terutama melalui sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Pulau Dewata.




