Baca Juga: Kinerja 2025 Tumbuh Positif, FIFGROUP Perkuat Peran “Teman Meraih Impian” di Usia ke-37
Di sisi lain, perseroan juga memperkuat basis recurring income atau pendapatan berulang melalui segmen perkantoran dan hospitality.
Pendapatan dari segmen perkantoran tercatat menyumbang Rp15,9 miliar, memberikan stabilitas pada arus kas perusahaan di tengah fluktuasi pasar properti.
Perkuat Landbank dan Proyek Terintegrasi
Menatap sisa tahun 2026, RISE berencana mempercepat pengembangan cadangan lahan (landbank) strategis yang dimiliki.
Fokus utama pengembangan akan diarahkan pada kawasan terintegrasi yang mencakup proyek residensial, komersial, hingga kawasan industri.
“Dengan fundamental solid, dan strategi adaptif, perseroan optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang 2026, dan memberi nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham,” tutup Budi.
Baca Juga: DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Tingkatkan Kinerja Lingkungan
Melalui strategi adaptif ini, RISE membidik posisi yang lebih kuat di pasar properti nasional, khususnya dalam mengoptimalkan aset properti investasi untuk menjaga performa keuangan tetap solid hingga akhir tahun. (*)






