Baca Juga: Sumur Lama NKL-1183 Produksi Minyak 520 BPH, Buka Optimisme PEP Sangasanga
Implementasi kerja sama ini dipandang strategis untuk mendongkrak angka lifting minyak nasional di tengah fluktuasi pasokan energi global.
“SKK Migas terus melakukan pemantauan agar pengiriman minyak selanjutnya dapat dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka membantu penyediaan pasokan minyak mentah,” tambahnya.
Perbaikan Tata Kelola dan Lingkungan
PT Keban Berkah Energi, yang merupakan UMKM binaan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kini tengah membenahi tata kelola di lapangan.
Selain fokus pada produksi, KBE melakukan penyemenan di area sumur untuk meminimalisasi dampak lingkungan yang selama ini menjadi tantangan dalam pengelolaan sumur rakyat.
Baca Juga: Investasi USD 15 Miliar, Eni Finalkan Proyek Gas Raksasa di Lepas Pantai Kalimantan Timur
Djoko mengimbau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lain yang memiliki potensi sumur rakyat di wilayah operasinya untuk segera menduplikasi pola kerja sama ini.
Menurutnya, potensi minyak dari sumur masyarakat sangat besar dan jika dikelola dengan regulasi yang tepat, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional pada tahun 2026.
“Potensi dari sumur rakyat sangat besar, sehingga harus dioptimalkan,” pungkas Djoko. Kerja sama ini diharapkan menjadi preseden positif bagi pengelolaan sumber daya alam yang inklusif, di mana masyarakat lokal terlibat langsung dalam rantai pasok industri migas nasional. (*)






