Baca Juga: Menteri PKP Mulai Land Clearing Rusun Subsidi di Meikarta Bekasi
Sementara itu, CEO Lippo Group, James Riady, menjelaskan bahwa kehadiran rusun subsidi ini akan menjadi oase bagi para pekerja di Bekasi.
Mengingat, kawasan sekitar Meikarta merupakan salah satu sabuk industri terbesar di Asia Tenggara yang menopang hampir 50 persen aktivitas manufaktur di Indonesia.
“Kita ingin para pekerja pabrik memiliki hunian yang dekat dengan tempat kerjanya sehingga kualitas hidup mereka menjadi lebih baik dan mobilitasnya lebih efisien,” ungkap James.
Lebih dari sekadar menyediakan atap untuk berteduh, James mengkalkulasi bahwa perputaran uang dan investasi dari proyek Meikarta ini memiliki dampak instan bagi makroekonomi negara.
Baca Juga: Pro-Rakyat, Menteri Maruarar Sirait Perluas Unit Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi
“Menurut perhitungan kami, proyek di Meikarta ini bisa menyumbangkan sekitar 0,4 hingga 0,8 persen terhadap GDP sehingga dampaknya sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” cetusnya.
Sinyal hijau pun ditiupkan oleh pemerintah daerah. Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memastikan karpet merah perizinan sudah rampung 100 persen di Dinas Cipta Karya.
Surat izin resmi akan segera diterbitkan dalam waktu dekat demi mendukung penuh tersedianya hunian terintegrasi yang mampu mengangkat harkat hidup masyarakat kecil di Kabupaten Bekasi.
“Kami mendukung penuh pembangunan hunian bagi masyarakat, termasuk rusun subsidi, karena kebutuhan rumah di Kabupaten Bekasi terus meningkat,” kata Asep. (*)




