URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi membuka pendaftaran Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) 2026 secara serentak.
Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan vokasi yang menjadi salah satu prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak angkatan kerja kompeten di kancah global.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada revitalisasi vokasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri.
“Bapak Presiden menekankan bahwa pendidikan vokasi harus menjadi prioritas nasional agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun pasar global,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin, 20 April 2026.
Baca Juga: Mendag Budi Santoso Fasilitasi SMK Vokasi Tembus Pasar Dunia Lewat ‘Business Matching’ Internasional
Serapan Industri Mencapai 100 Persen
Kemenperin saat ini membina 11 politeknik, 2 akademi komunitas, dan 9 SMK vokasi industri yang dirancang memiliki keterkaitan erat (link and match) dengan dunia usaha.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Doddy Rahadi, memaparkan data impresif terkait daya serap lulusan.
“Tingkat serapan lulusan ke industri pada tahun 2025 mencapai 68 persen sesaat setelah lulus, dan diproyeksikan mencapai 100 persen dalam waktu enam bulan setelah kelulusan,” ungkap Doddy.
Angka ini memicu lonjakan peminat, di mana pada 2025 tercatat total pendaftar mencapai lebih dari 111 ribu orang, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya.




