URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, 10 Juni 2026, manajemen mengumumkan keberhasilan menembus angka produksi 1,032 juta barel setara minyak per hari (Million Barrels of Oil Equivalent Per Day/MMBOEPD).
Angka fantastis ini terbagi atas kontribusi minyak sebesar 556 ribu barel per hari serta gas bumi sebanyak 2.757 juta kaki kubik per hari.
Pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga suplai energi di tengah tantangan deplesi lapangan tua.
Strategi operasional yang intensif menjadi kunci utama PHE dalam menggenjot output migas. Sepanjang tahun lalu, korporasi menyelesaikan pemboran eksploitasi pada 887 sumur.
Baca juga:Â Gandeng PHR dan Cikarang Listrindo, PHE Optimalkan Pasokan Gas Bumi Nasional
Selain itu, mereka melakukan workover pada 1.288 sumur dan well service masif di 37.266 sumur demi memastikan stabilitas volume produksi harian.
Menemukan Harta Karun Baru dari Wilayah Kerja Rokan
Di sektor eksplorasi, PHE tidak berhenti mencari cadangan baru untuk keberlangsungan bisnis jangka panjang.
Perusahaan menuntaskan pemboran 20 sumur eksplorasi serta menggarap survei seismik dua dimensi sepanjang 2.931 kilometer dan tiga dimensi seluas 855 kilometer persegi.
Kerja keras ini membuahkan hasil penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE).
Kontribusi paling signifikan berasal dari sektor Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang menyumbang 724,22 juta barel minyak (MMBO).




