Baca juga:Â Obral 22 Blok Migas di IPA Convex, PHE Gandeng Investor Garap Empat Region
PHE juga sukses menambah cadangan terbukti (P1) sebesar 314 MMBOE melalui strategi merger dan akuisisi (M&A) yang agresif.
Salah satu poin penting dalam strategi tersebut adalah keberhasilan mengelola aset proyek MLN Phase 5 di Blok 405a, Aljazair.
Mengukir Laba Bersih Miliaran Dolar di Tengah Transformasi Energi
Efisiensi operasional di seluruh entitas afiliasi, mulai dari Regional Sumatera hingga Regional Internasional, mengantarkan PHE meraup laba bersih sebesar USD 2,175 miliar sepanjang 2025.
Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi kuat antara lini bisnis pendukung seperti Elnusa, Badak LNG, dan Pertamina Drilling Service Indonesia.
Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y. Nasroen, menilai capaian ini membuktikan ketangguhan perusahaan dalam mengelola aset sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan masa depan.
Baca juga:Â Kejar Produksi Migas, PHE Obral Data 62 Blok ke Puluhan Raksasa Energi
Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional.
Kinerja ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan produksi.
“Sekaligus memperkuat cadangan dan sumber daya untuk mendukung pertumbuhan di masa depan,” ujar Hermansyah.
Ia menekankan bahwa PHE akan terus mempercepat penerapan teknologi dan inovasi digital untuk mengoptimalkan kinerja lapangan.
Manajemen berkomitmen menjadikan operasional yang unggul sebagai standar utama dalam mendukung target produksi nasional demi mewujudkan kedaulatan energi Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.




