Kepala BPIFK Dickie Sulistya menekankan pentingnya pemahaman kebutuhan konsumen agar setiap produk mampu memberikan solusi yang relevan bagi masyarakat urban.
Komitmen berkelanjutan ini memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri kreatif yang paling progresif dan berdaya saing global di kawasan Asia.
Dickie Sulistya menjelaskan bahwa BPIFK rutin menggelar Creative Talk, baik melalui daring maupun tatap muka.
Selain pelaku UMKM yang sudah berkembang, kegiatan ini juga menyasar pelaku usaha fesyen dan kriya.
“Terutama mereka yang ingin naik kelas serta berkomitmen mengikuti tahapan membangun bisnis yang berkelanjutan,” paparnya. (*)




