Kementerian Ekraf dan GMV telah menjalin kolaborasi erat sejak tahun 2025 demi mempermudah jalan ekspansi global ini.
Lembaga negara memfasilitasi keikutsertaan manajemen dalam Program Business Matching Culinary di Sydney, Australia, beberapa waktu lalu.
Pemerintah juga memberikan asistensi intensif pada aspek pengembangan operasional dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
President Director PT Global Minang Ventura (GMV), Nova Dana Eka Putri, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Ekraf.
Baca juga: Menteri Ekraf Gandeng Riot Games: Indonesia Bidik Tuan Rumah Turnamen Esports APAC 2028
Mereka mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional dan membuka jalan bagi jenama kuliner Indonesia untuk berkembang di pasar internasional.
“Berbagai dukungan dan semangat kolaborasi yang diberikan Kementerian Ekraf telah menjadi faktor penting bagi kami dalam membawa kuliner Indonesia ke panggung global,” ujar Nova.
Kekuatan Budaya dan Ekonomi Kreatif
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan budaya dan ekonomi kreatif dunia.
“Kami meyakini langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat diplomasi kuliner, nation branding, serta daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global,” imbuhnya.
Pemilihan Kampong Glam sebagai lokasi usaha baru ini ternyata menyimpan nilai historis yang sangat mendalam bagi sejarah Indonesia.
Baca juga: Menteri Ekraf: Anak Muda Kreatif Harus Berani Monetisasi IP untuk Kemandirian Ekonomi
Wilayah tersebut pernah populer sebagai lokasi Warung Pariaman yang melegenda selama hampir delapan dekade di Singapura.




