“Pendekatan komprehensif ini diharapkan dapat mempercepat proses diagnosis sekaligus menentukan tata lakasana yang tepat bagi setiap pasien,” ujar dr. Renan.
Selain pemeriksaan kesehatan, peserta dan keluarga juga mendapatkan edukasi mengenai perjalanan penanganan sumbing yang membutuhkan pendampingan jangka panjang. Edukasi bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa penanganan sumbing tidak hanya berfokus pada tindakan operasi, tetapi juga mencakup rehabilitasi, pemantauan tumbuh kembang, serta tindak lanjut secara berkala oleh berbagai tenaga kesehatan sesuai kebutuhan pasien.
“Melalui penyelenggaraan pemeriksaan sumbing gratis, RSCM berharap semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan penanganan yang sesuai. Kegiatan ini juga menjadi komitmen kami dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelayanan sumbing yang komprehensif, berkesinanmbungan, dan berbasis kolaborasi multidisiplin sebagai standar pelayanan terbaik bagi pasien,” tandas dr. Renan.




